Nama     : Rizky Abu Rizal

Kelas      : 2KA25

NPM      : 16110157

Seberapa Efektif Pemblokiran Internet.

Jika merujuk pada upaya penyaringan informasi di internet yang dilakukan di Negara lain, sebagian besar melakukannya atas dua alas an: memonitor aktivitas terkait politik termasuk keamanan nasional dan separatis, serta blokir terhadap konten porni yang melibatkan anak-anak. Diluar itu, urusan konten porno di internet dipandang sebagai urusan pribadi-pribadi masing-masing warganegara. Bahkan di Negara yang dikenal berpenduduk muslim dan terletak di Timur Tengah seperti Yordania, internet dan media dibiarkan cukup bebas. Negara maju cenderung menggunakan cara menyediakan perangkat lunak di komputer yang diakses anak-anak agar konten porno dan terlarang tidak bisa diakses. Kampanye internet sehat lewat cara ini dilakukan di sekolah-sekolah. Di Indonesia, pakar IT Onno W. Purbo memperkenalkan ‘schoolonoffline’, yang memungkinkan siswa belajar internet secara offline di sekolah-sekolah, sehingga tidak perlu kuatir mereka mengakses situs porno. Konsepnya dapat dimanfaatkan secara gratis. Metode ini dapat diakses di http://schooloffline.id-repo.or.id. Ratusan sekolah sudah menerapkan metode ini sebagai percontohan. Tak kalah penting sosialisasi ke pemilik warung internet agar memblokir akses situs porno.

Para ahli berpendapat, blokir internet secara total itu mustahil, bahkan di Negara yang menerapakn sensor total seperti di Korea Utara. Informasi yang tak bisa diakses warga di Negara tertentu dapat diperoleh dari sumber di luar negeri. Di masa orde baru, kita banyak mendapatkan berita “lebih kritis” tentang Pemerintah Soeharto dan militer dari situs dan milis yang berlokasi di luar negeri.

Makin mustahil lagi karena sebagimana disampaikan Kemkominfo, jumlah situs porno di dunia ada 400 juta! Onno W. Purbo mengutip http://safefamilies.org/sfstats, mendapatkan angka yang lebih konservatif, yakni sekitar 1 miliar laman. Kemkominfo melalui www.trustpositif.depkominfo.go.id misalnya menyuruh ISP melakukan pemblokiran melalui dua pintu, yakni melalui database situs “blacklist” dan melalui kata-kata. Data Onno W. Purbo menunjukkan pemblokiran harus dilakukan pada akses dari 30 juta pengguna internet di Indonesia melalui 200 ISP. Dalam kolom telematika di detik.com, 11 Agustus 2010, Onno megkritisi perangkat lunak yang digunakan Kemkominfo dalam menyensor konten porno, yakni squidguard. Menurutnya, cara ini lumayan berbahaya dan tidak efisien untuk memblokir situs pada jaringan ISP yang lalu lintasnya tinggi, karena server tak akan sanggup melakukan tugasnya. Nampaknya ini yang terjadi dengan GreatFireWall di China.

Kita menunggu apakah kebijakan blokir situs porno dengan menekan ISP ini akan langgeng. Kemkominfo jelas tidak siap. Saat blokir dilakukan, baru diumumkan hotline aduan konten porno yang menggunakan nomor telepon pribadi dan email Kapus Info Kemkominfo. Sosialisasi ke masyarakat maupun warung internet yang menjadi salah satu lokasi akses situs porno tidak dilakukan. Modul sosialisasi tidak dibuat, pekerjaan rumah kampanye intenet sehat ke sekolah-sekolah pun lambat implementasinya, dan tentu saja dasar hukum pemaksaan blokir tanpa Peraturan Pemerintah yang rentan disoal.

Tak kalah penting adalah factor penyebab utama maraknya pronografi yang justru tidak ditangani serius, yakni KEMISKINAN. Kemiskinan berkorelasi positif dengan minumnya pendidikan formal maupun nonformal. Kemisikinan adalah pangkal dari terjadinya kejahatan asusila termasuk pelacuran dan perdagangan wanita-anak di kawasan Pantai Utara Jawa. Ini kesimpulan Pakar Hukum Tata Negara Universitas Padjadjaran Indra Perwira saat diskusi public tentang “UU Pornografi: Membangun Moralitas di Tengah Kontroversi”, “mereka membuat produk porno, ujung-ujungnya demi uang”, kata Indra Perwira. Menghancurkan korupsi lebih penting dari memberantas pornografi. Karena korupsi menyebabkan soal kemiskinan sulit diatasi.

One response »

  1. muslimshares mengatakan:

    nice blog gan
    kalo berkenan mampir ke blog ane yuk sekalian tukeran link.

    salam,
    muslimshares
    http://muslimshares.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s